Dari Guatemala dengan Cinta

guatemala-fransisco-mendez-bean-omertakoffieDUNIA KOPI MEDAN – Dua jam sudah secangkir double shoot espresso Guatema Fransisco Mendez menjelajahi rongga mulut dan menyapu seluruh saraf perasa yang ada di lidahku ini sebelum akhirnya meluncur mulus melintasi tenggorokan, tapi rasa kopi asal San Pedro Necta, Huehuetenango, Guatemala ini masih menjejali seluruh area mulut. Padahal, dua cangkir air putih sudah diminum setelah double espresso itu menghilang dari pandangan.

omertakoffie-kopimedan-guatemalabeanCurious People Roastery (Hideo Gunawan) memang tak salah menuliskan thick mouthfeel sebagai salah satu karakter biji kopi yang berasal dari region Chichimes di bagian utara Guatemala ini. Petani kopi keluarga Fransisco Mendez memang sudah bertahun-tahun menanam kopi di sebuah lembah di ketinggian 1700 M.A.S.L sebagai bagian dari Program Proyecto Xinabajul.

Secangkir air putih dingin kembali kuteguk, tapi rasa kopi ini masih berkuasa di rongga mulut. Hmmm…
Sebungkus biji kopi Guatemala sebanyak 200 gram tiba di rumah kemarin. Si pengirim, Hideo Gunawan, mengirimkan Kopi Guatemala sebagai pengganti Kopi Kolumbia yang sebelumnya kami pesan. Persediaan Kopi Kolumbia ternyata sudah habis. Hideo memberikan beberapa pilihan, dan akhirnya kami putuskan untuk mencoba Kopi Guatemala.

preparing-espresso5-omertakoffie-kopimedan

So, Kamis pagi ini setelah bersih-bersih ruangan, kopi ini kami coba. Harusnya metode tubruk adalah cara terbaik untuk mencoba karena lebih menjanjikan rasa dan karakter yang lebih jujur. Tapi, entah kenapa kali ini rasanya pengen menyesap espresso setelah seharian kemarin tidak mengonsumsi kopi, secangkir pun!

Dan ritual pun dimulai. Dua skup biji kopi (sktr 13-14 gr) yang disangrai dengan level Light Exposure ini pun meluncur ke perut grinder Krups yang setia menemani aktifitas penyeduhan sejak sebulan terakhir ini. Oia, aroma biji kopi Guatemala ini terasa flat awalnya. Sampai akhirnya saat gilingan Krups beraksi dan mengeluarkan bubuk kopi. Aroma seketika meruap kemana-mana.

preparing-espresso-omertakoffie-kopimedanSelesai proses giling, selanjutnya bubuk kopi dijejali ke basket portafilter sebelum akhirnya dipasangkan ke mesin Delonghi EC155 yang sudah “dipanaskan” untuk mendapatkan temperatur yang diinginkan.

Tombol pengatur digeser ke on. Mesin pun bergetar. Tak lama, air kopi mulai menetes dari portafilter. Warnanya coklat gelap bercampur buih berwarna lebih terang. Buih itu kemudian mengumpul di permukaan dan menjadi pelengkap tampilan espresso. It’s the crema!

omertakoffie-kopimedan-espresspAroma kopi ini seketika menguasai ruangan berukuran sekitar 3×4 meter ini. Karena lagi sendirian, aroma kopi ini tentu saja menjadi milikku sendirian.

Satu seruputan pertama langsung menyengat di langit-langit mulut. Satu sensasi berbeda seketika hadir. Maklum, sudah nyaris dua bulan tak mengonsumsi kopi impor. Selama ini mulut hanya dijejali Kopi Sumatera saja. Tidak pahit, karena kopi ini menjanjikan manis alami. Di note yang ada di kemasannya, sang roaster menuliskan karakter kopi ini Honey Wheat, Chocolate Syrup, Apple Juice, Sweet with Thick Mouthfeel. Perfect! Tak salah memang.

guatemala-fransisco-mendez-espresso-omertakoffie

Tak rela espresso menjadi lebih dingin, cairan hitam yang tersisa di cangkir cepat-cepat kuteguk habis dari pada kemudian seluruh sensasi rasa awal tadi menghilang. Kopi ini rasa-rasanya dipersiapkan dengan penuh cinta. Para petani yang mengerjakan tanaman dan kebun mereka, sang roaster yang tak pernah bekerja dengan setengah hati, dan terakhir persiapan penyeduhannya. Semuanya dengan penuh cinta.

Oia, berhubung persediaan biji tak banyak (sekitar 15 cangkir saja) kalau kalian mau rasakan sensasi serupa, segera mampir di Omerta Koffie ya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s