Osteoglossum Bicirrhosum Peliharaanku

HAMPIR delapan bulan sudah seekor ikan Arwana Silver (Osteoglossum bicirrhosum) kupelihara di akuarium kecil di rumah. Dulu, saat dibeli, panjang dari ujung ekor sampai ke ujung mulutnya sekitar 12an cm.

Sekarang, panjangnya nyaris dua kali lipat dari ukuran itu. Secara keseluruhan, body si Arwana ini terlihat sempurna. Tubuhnya proporsional. Ekornya meliuk saat dia bergerak. Sisiknya teratur. Mengkilat.

Arwana ini selalu terlihat anggun. Geraknya lambat. Tapi citra itu berubah saat diberi makan ikan kecil. Keanggunan itu berganti kebuasan.

Sejak lama, ikan memang menjadi hewan yang aku suka untuk dipelihara, selain anjing. Mengurus ikan tak susah. Tak butuh perlakuan khusus (tergantung jenis ikannya). Asal pakannya dijaga, ikan-ikan itu akan berumur panjang. Tentu saja plus menjaga kebersihan akuarium dan kualitas airnya.

Begitu juga Arwana. Ikan ini dikenal bandel dan memiliki daya tahan yang luar biasa. Konon, ikan ini berasal dari sungai Amazon. Arwana jenis ini bisa tumbuh sepanjang 150 cm di habitat aslinya dengan usia bisa mencapai 30an tahun! Tak terbayangkanku, kalau si Arwanaku itu bisa bertumbuh sampai 1,5 meter!

Dari googling di internet, Arwana Silver ini memiliki sifat jelek yaitu lebih cepat senewen jika ada species lainnya atau ada Arwana Silver lainnya dalam satu aquarium. Ia tak mau disaingi oleh jenisnya sendiri. Selain itu, jenis ini katanya susah beradaptasi dengan makanan yang tak hidup. Ia lebih baik kelaparan dari pada menyantap makanan yang tak hidup. Ikan ini biasa memakan ikan, kepiting, katak atau udang.

Ikanku, kuberikan pakan lele kecil. Sekali makan, ia bisa menyantap dua ekor lele berukuran 3-4 cm. Ikan ini cenderung rakus. Ia akan sangat agressif jika melihat lele kecil itu dimasukkan ke akuarium. Si Arwana akan berubah menjadi gesit memburu si lele. Apalagi kalau ia sudah tidak makan selama tiga hari. Biasanya, setelah menelan dua lele kecil, si Arwana kembali anggun.

Pemandangan paling menghibur saat melihat si Arwana adalah ketika itu memburu pakannya. Saat seperti itu, ia akan mempertontonkan karakternya sebagai pemburu. Tak ada ampun, si lele yang malang sebentar saja sudah terperangkap di mulut Arwana yang cukup lebar itu.

Sebenarnya suatu saat nanti aku juga ingin memelihara seekor Arwana Super Red. Tapi itu nanti, kalau si Silver ini berhasil aku rawat baik. Si Silver adalah latihanku. Mudah-mudahan saja berhasil!

2 thoughts on “Osteoglossum Bicirrhosum Peliharaanku

  1. Pingback: Yuk Pelihara Jurung di Akuarium « bisik-bisik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s