Narapidana Menangkan Jackpot US$ 1 Juta

Rezeki memang tidak pernah tertukar. Kalau memang mau dapat, ia tidak akan berpindah ke tangan orang lain. Itulah yang dialami seorang narapidana di Amerika Serikat.


Seorang perampok bank secara kebetulan memenangkan undian lotere senilai US$ 1 juta (sekitar Rp 9 triliun). Namun, hakim yang mempersidangkannya bersikeras untuk menyita uang tersebut.

Reaksi sang hakim langsung ditanggapi kuasa hukum Timothy Elliot (45 tahun), si narapidana. Si pengacara menyebut hal itu sebagai pelanggaran kecil. Sebelumnya, komisi lotere Massachusetts mengatakan tidak ada alasan dasar untuk menarik hadiah tersebut dari tangan si pemenang.

Hakim Pengadilan Tinggi Barnstable, Richard Connon, belum lama ini menyetujui kesepakatan departemen untuk hukuman masa percobaan bagi Elliot dan dia tetap berhak dengan kemenangan itu. Satu-satunya yang berubah adalah Elliott kini harus membayar biaya pengawasan masa percobaan setiap bulannya sebesar US$ 65 yang sebelumnya ditolaknya karena dia dari golongan orang tak berada.

Elliott menolak memberikan komentar. Ia kini tinggal di Bourne di bawah pengawasan Departemen Kesehatan Jiwa.

Pada Oktober 2006, Elliott pernah dinyatakan bersalah terkait kasus perampokan seorang pewaris di sebuah bank di Cape Cod. Ia divonis hukuman percobaan selama 5 tahun penjara.

Jackpot yang berhasil dimenangkannya terletak pada selembar karcis senilai US$ 10 untuk permainan $800 Million Spectacular. Elliott membelinya di sebuah supermarket di Hyannis. Dia sudah menerima 20 buah cek senilai US$ 50.000 setiap tahunnya dari komisi lotere.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s