17 Kabupaten Terima CPNS Formasi 2007

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini dikhawatirkan sarat dengan kecurangan dan manipulasi. Pasalnya penyelenggaraan, penyusunan materi soal, penggandaan dan koreksi Lembar Jawaban Komputer (LJK) sepenuhnya diberikan kewenangan kepada pejabat pembina kepegawaian, jika mampu.


Bila pejabat pembina kepegawaian tidak mampu, maka boleh dikerjasamakan dengan pihak ketiga yakni ke perguruan tinggi. Pemprovsu sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, dalam hal ini hanya berwenang melakukan koordinasi, evaluasi dan monitoring.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu Mangasing Mungkur SH, didampingi Kabid Humas Pimpinan Drs ML Tobing kepada wartawan Jumat, (23/11) di kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan. Untuk itu, Mangsing mengimbau seluruh komponen masyarakat ikut melakukan pengawasan agar penerimaan CPNS tahun ini berjalan dengan baik. Formasi 2006 lalu yang lulus kebanyakan dari kalangan masyarakat biasa. Karena tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah semakin baik.

“Agar kepercayaan masyarakat semakin baik, diharapkan penerimaan CPNS tahun ini dilaksanakan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Termasuk pengawasan dari masyarakat sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Disebutkan ada 17 kabupaten kota di Sumatera Utara yang akan menerima pelamaran CPNS untuk formasi tahun 2007. Alokasi formasi penerimaan CPNS tahun ini adalah untuk pelamar umum. “Badan kepegawaian Negara (BKN) telah memberikan izin untuk membuka penerimaan CPNS tahun ini,” katanya.

Kuota CPNS yang diterima dan Kabupaten kota yang melaksanakan penerimaan CPNS adalah, Binjai (56), Tanjung Balai (60), Sibolga (73), Pematang Siantar (55), Tebing Tinggi (54), Serdang Bedagai (71), Dairi (57), Samosir (71), Humbang Hasundutan (42), Tapanuli Utara (45), Simalungun (30), Pakpak Bharat (61), Toba Samosir (61), Nias Selatan (200), Labuhanbatu (35) dan Batubara (88).

Dijelaskan Mungkur, sebenarnya Medan, Padang Sidimpuan, Tapanuli Utara, dan Nias juga mendapatkan formasi. Namun, kabupaten kota ini menunda penerimaan CPNS. Lalu dua Kabupaten yakni Deli Serdang dan Tapanuli Selatan, BKN tidak memberikan formasi penerimaan CPNS untuk tahun ini. “Kabupaten Mandailing Natal, itu tidak jelas dan tidak diketahui apakah diberikan formasi atau tidak. Sebab dari beberapa pertemuan membahas penerimaan CPNS ini mereka tidak pernah hadir,” ucap Mungkur.

Mangasing menyebutkan berdasarkan kesepatakan provinsi dan kabupaten kota di Sumut, telah ditetapkan jadwal penerimaan CPNS. Pengumuman dilakukan 26 November sampai 10 Desember 2007. Pendaftaran pelamar dibuka 3-14 Desember 2007. Pelaksanaan ujian pada 16 Januari 2008 dan pengumuman hasil ujian 29 Januari 2008.

Kerjasama
Mungkur juga mengungkapkan beberapa kabupaten kota akan mengikat kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk menyusun materi soal, penggandaan dan koreksi LJK. Yakni, Binjai, Tanjung Balai, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Dairi, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Pakpak Bharat, Toba Samosir, Nias Selatan, Labuhanbatu dan Batubara.

“Kota Sibolga hanya mengikat kerjasama dalam penyusunan materi soal. Lalu Simalungun bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan (Unimed),” kata Mungkur sembari menyebutkan dalam waktu dekat akan dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan USU. sumber: Harian Global

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s