Pesawat Thailand Jatuh, 87 Penumpang Tewas

Sebuah pesawat Thailand dari maskapai penerbangan One-Two-Go dengan nomor penerbangan OG269 jatuh di Bandara Phuket, Thailand Selatan, Minggu (16/9) pukul 15.35 waktu lokal (juga WIB) atau 08.35 GMT. Pesawat naas yang terbang dari Bandara Don Muang Bangkok itu membawa 123 penumpang dan 7 awak pesawat.

Sebanyak 87 penumpang tewas dan kecelakaan itu, dan 43 penumpang dikabarkan selamat, meski mengalami luka bakar hebat. Pesawat itu mengangkut puluhan turis asing dari berbagai warga negara menuju salah satu resor pulau yang terkenal sebagai objek wisata andalan negeri Gajah Putih itu.

Menurut Wakil Menteri Transportasi Thailand Sansern Wongcha-um, pesawat naas itu adalah jenis McDonnell Douglas MD-82. Pesawat penerbangan hemat itu jatuh ke landasan pacu saat mendarat. Memang, ketika itu cuaca sangat buruk. Pilot pesawat – disebut bernama Arief Mulyadi (WNI) – berusaha mendaratkan pesawat. Namun malang, pesawat tergelincir dan badan pesawat pecah menjadi dua bagian.

Seluruh korban yang selamat saat ini sedang dirawat di beberapa rumah sakit di Phuket.

”Pilot minta izin mendarat. Menara pengatur lalu lintas udara mengizinkan, namun pesawat itu jatuh di landasan pacu dan badannya pecah,” kata Chaisak Angkasuwan, Direktur Jenderal Transportasi Udara.

Pihaknya akan menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat dari kotak hitam dan rekaman percakapan dengan menara pengatur lalu lintas udara. “Saat mendarat, jarak pandang sedang buruk ditambah hujan lebat dan angin kencang. Tidak ada laporan pesawat itu mengalami masalah mesin,” imbuh Chaisak. Ia menambahkan, masih terlalu dini untuk menyebutkan penyebab jatuhnya pesawat dan pihak berwenang akan segera bekerja.

Informasi mengenai status kewarganegaraan pilot pesawat itu dibenarkan Deplu RI. “Betul, pilotnya memang warga negara Indonesia, bernama Arief Mulyadi,” kata jubir Deplu Kristiarto Legowo. Pilot Arief (56 tahun) dilaporkan tewas. Jenazahnya kini berada di salah satu rumah sakit di Phuket.

Dipastikan, Arief yang juga purnawirawan TNI AU ini adalah satu-satunya korban warga Indonesia yang meninggal dunia.

Sebanyak 43 penumpang yang dilaporkan selamat terdiri dari warga Thailand, Irlandia, Inggris, Australia, Iran, Swedia, Jerman dan Belanda. Sedangkan korban tewas meliputi warga negara Irlandia, Israel, Australia, dan Inggris. (The Nation, Bangkok Post, AP/glob)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s