Pesawat Menukik, Tergelincir, Lalu Terbakar Hebat

Sebelum akhirnya mendarat keras di Bandara Phuket, pesawat MD 82 dari maskapai penerbangan hemat One-Two-Go sempat menukik dengan kecepatan tinggi. Begitulah penuturan para saksi mata dan korban yang selamat. Sejumlah saksi mata dan petugas, menyebut pesawat tergelincir di runway, terperosok tanggul dan terbelah menjadi dua bagian.


Seorang penumpang pesawat lain di belakang pesawat naas itu, Marine Keisel asal Paris mengatakan, “Saat pesawat itu mendarat, ia langsung terbakar. Kami melihat ada api keluar. Suasana di dalam pesawat ricuh.”

Nong Khaonual, penumpang lainnya mengemukakan dirinya berhasil menarik istrinya Ladda yang tidak sadarkan diri ke sebuah pintu darurat di belakang pesawat dan membukanya dengan bantuan orang-orang yang selamat. Sebanyak 10 orang yang selamat terjun ke parit.

Dikatakannya, pesawat itu sempat terpelanting sebelum tergelincir dari jalur pacu landasan. Begitu pesawat itu berhenti, api sudah membakar badan pesawat tersebut.

Nong menambahkan mereka yang selamat yang juga turut membuka pintu menderita luka-luka bakar. Kebanyakan dari mereka melompat ke parit. Ditegaskannya, sebelum mendarat, tidak ada pengumuman adanya masalah dengan pendaratan pesawat.

Putra Nong, Thanawat Fongsrisin mengatakan ibunya mengalami luka-luka di kepala akibat melompat dari pesawat dan dirawat di Rumah Sakit Siriroj. Mereka pergi ke Phuket untuk mengunjungi istrinya yang tengah hamil yang akan melahirkan bulan depan.

Parinyawich Chusaeng (23), pria asal Phuket yang bekerja sebagai seniman, adalah seorang korban selamat. “Pesawat jatuh sangat cepat dan terbanting. Sayap kanannya menabrak pohon dan pesawat langsung menabrak tanah,” kata Chusaeng.

Selanjutnya, dia mendapati amuk si jago merah mulai menjamah sekitarnya. Sebagian orang terjatuh di lantai, sebagian berdiri. Mereka semua dikelilingi api. “Orang-orang di sekitar saya terkena luka bakar,” tuturnya.

Chusaeng juga mengalami luka memar dan harus menjalani rawat inap rumah sakit. Meski demikian, dia mengaku sempat menangkap momen awal kecelakaan itu dengan video singkat di telepon genggamnya.

Untung saja, kisahnya, saat itu dia berhasil mengikuti petunjuk lampu darurat. Dia pun berhasil keluar pesawat dan mendapati regu penolong telah bersiap menolongnya.

Sementara itu, David McGivney (23 tahun) dari Irlandia yang tengah berlibur dan menunggu kembali ke Bangkok mengatakan kecelakaan tersebut terjadi dengan cepat dan tahu-tahunya sudah ada dalam berita. Saat ditanyakan apakah dia ingin terbang kembali, McGivney mengatakan: “Belum siap, kami memilih naik bus malam ini.”

Petugas penerbangan menyebut pesawat jenis MD-82 itu membawa total 130 orang penumpang dan kru dari Bangkok menuju Phuket. Kecelakaan terjadi saat pesawat hendak landing di Bandara Phuket di selatan Thailand. Saat itu cuaca buruk dengan hujan deras dan angin bertiup kencang. (the nation/ glob)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s