Ini Aceh Bang!

“Ini Aceh Bang, semuanya serba tak menentu. Salah-salah ngomong bisa-bisa nasib kita tak menentu. Mudah-mudahan Abang bisa bantu saya,” kata seorang petani tambak di Gampong Jambo Mesjid, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh Utara usai saya interview siang tadi.


Dia seolah-olah meminta saya untuk lebih awas menuliskan ulang kisah yang diceritakannya. Bukan apa-apa, disini nyawa orang gampang melayang. Malah hanya karena salah ngomong.

Saya menginjakkan kaki di Kota Lhokseumawe Senin sore kemaren. Mini bus L-300 yang saya tumpangi termasuk lambat. Perjalan Medan – Lhokseumawe baru terselesaikan dalam waktu hampir 7,5 jam. Padahal, cerita teman saya yang dari Lhokseumawe biasanya paling lama cuma sekitar 6 jam.

Tapi gak apalah. Tokh saya tidak mesti mengejar apa-apa. Yang penting sampai dengan selamat.
Ini merupakan kesempatan saya yang pertama liputan ke Lhokseumawe. Saya belum pernah kemari sebelumnya. Tapi untungnya, walau satu hari, hampir sebagian besar kota ini sudah saya jelajahi tadi siang. Malah, pesisir pantai Aceh Utara hampir rata saya jalani.

Mulai dari kemukiman Meuraxa, Samudera, sampai ke kecamatan Tanah Pasir saya lewati tadi siang bersama teman jurnalis dari Radio Prapanca FM, Fik Sagala, dan dua orang lokal yang membantu kami sebagai guide. Kedua orang itu bisa diandalkan, mereka mengetahui benar seluk beluk jalan di pesisir itu.

Kota Lhokseumawe tak begitu besar. Mungkin, untuk mengelilingi kota ini hanya butuh waktu 1 hari. Jalanannya ramai. Terutama oleh becak mesin. Becaknya mirip dengan becak mesin di Medan. Dihela mesin motor tua jenis DKW 50 cc yang suaranya memekakkan telinga dan asapnya yang sangat banyak.

Seorang tukang becak cerita, disini ada sekitar 6000 lebih becak mesin. Gila, bisa dibayangkan bagaimana persaingan antar abang beca untuk mendapat penumpang. Begitupun, si abang becak cerita dia bisa membawa pulang duit sampai Rp. 30.000 setiap harinya.

Lumayan.

Lucunya, disini hampir tak ada tempat hiburan. Dulu ada bioskop dan cottage di daerah Ujung Blang. Tapi sekarang sudah tak ada lagi. Bioskop tutup karena sepi penonton. Sedangkan Ujung Blang ditutup karena banyak remaja yang menyalahgunakan tempat wisata itu menjadi tempat berpacaran.

Bencana tsunami Desember lalu juga mampir disini. Sisanya masih terlihat jelas di perkampungan di sepanjang pesisir pantai Aceh Utara. Rumah-rumah banyak yang hancur. Terutama yang semi permanen. Yang tersisa hanya lantai rumah dan tembok batunya.

Tapi banyak warga yang mulai membangun ulang rumahnya. Walau tidak sebagus rumah yang lama, tapi lumayanlah dari pada tinggal di barak-barak penampungan.

Perjalanan kami tadi siang lumayan lama. Menghabiskan waktu sekitar 9 jam dan total jarak tempuh sekitar 70 km. Jangan bayangkan jalannya mulus, karena jalur yang kami lewati adalah jalanan tanah bergelombang. Khas daerah pedesaan. Lembu dan kambing berkeliaran bebas. Tak jarang, melintas di tengah jalan seenaknya.
Besok, rencananya saya akan kembali mendatangi satu tempat yang kami datangi tadi siang. Ada beberapa hal yang mesti dikonfirmasi ulang.

Mudah-mudahan berhasil.

2 thoughts on “Ini Aceh Bang!

  1. Ana baru balik dari Aceh bekerja dengan BRR, tapi di Aceh orangnya ramah koq. Tidak seperti yang ente ceritakan. Coba cari informasi yang jelas ya..!!

  2. almaidany, di/pada Oktober 31st, 2007 pada 9:38 pm Said: Edit Comment

    Ana baru balik dari Aceh bekerja dengan BRR, tapi di Aceh orangnya ramah koq. Tidak seperti yang ente ceritakan. Coba cari informasi yang jelas ya..!!

    hai… coba liat tulisan ini kapan dipostingnya. kalau kamu baru aja balik dari Aceh yah sudah tidak begini lagi kondisinya. sekarang mah udah seperti yang kamu bilang. terus siapa bilang orang Aceh tidak ramah? pernah ke Aceh pada masa konflik?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s